Wednesday, April 17, 2013

Kontradiksi Laba-laba dalam surat Al Ankabut:41

Beberapa waktu lalu pada hari jum'at yang terik mataharinya menyengat di kota kelahiran, terdengar seorang khatib sedang melakukan khotbah shalat jum'at yang materinya adalah penjelasan sebuah ayat yakni surat Al Ankabut ayat ke 41

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah, ialah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui." – (QS.29:41)


10 Kekuatan Super labalaba

 Laba-laba, di antara hewan predator lainnya adalah spesies yang terbilang sangat sukses dalam kerajaan binatang, hal ini dimungkinkan dengan kekuatan dan keahlian serbaguna yang mereka miliki.
Kaki mereka dirancang agar dapat melalui medan apapun, taring mereka bak racun korosif, dan mereka bisa mengeluarkan zat perekat yang bahkan 25 kali lebih kuat dari baja.



10. Mirip semut


Yang cukup menarik, ada ratusan spesies laba-laba (Kebanyakan adalahdari laba-laba pelompat) yang sangat mirip dengan semut. Ya, itu adalah laba-laba pada gambar di atas. 

Beberapa arachnida menggunakan penyamaran ini untuk berburu serangga yang tidak takut semut, atau untuk melindungi diri dari predator pemangsa laba-laba. 
Lainnya, tentu saja, mungkin memangsa semut itu sendiri, seperti serigala berbulu domba.

Sunday, April 14, 2013

Sepercik di 15 tahun

Jika boleh meminjam perkataan VI.Lenin, seorang pemimpin dan pemikir besar Komunisme mengenai sistem sel yang dikorelasikan pada pengkaderan, maka seharusnya pembentukan generasi berikutnya harus tetap identik dengan parentalnya, yaitu generasi ’98. Identitas parental tersebut berarti bahwa KAMMI adalah gerakan yang berlandaskan tarbiyah dan memiliki independensi gerakan.

Sekedar mengingat sejarah. KAMMI menjadi semacam gambaran ‘daun hijau’ yang mampu menyuguhkan perubahan besar dengan tujuan yang jelas dan tanpa intervensi apapun. Namun, prestasi di senja-senja indah yang dulu begitu menyenangkan kini mulai tenggelam dalam keadaan yang sulit digambarkan. Ini terjadi justru di tengah perilaku gerakan KAMMI yang mulai disusupi ‘konstruktivisme’. Masuk dalam kategori negatif. tenggelam dalam senja sejarah.

Bahasan klasik semacm ini masih patut untuk terus dimunculkan, terutama pada milad ke-15 ini. Kita perlu revitalisasi. Namun, ‘revitalisasi’ yang bukan bermaksud mengulang sejarah, namun lebih dari itu. KAMMI mesti membuat sejarah baru dengan mewujudkan regenerasi ‘sel’ Lennin yang lebih baik dari generasi sebelumnya namun tetap identik yang pada dasarnya merupakan hakikat dari sebuah perubahan, menggantikan yang sebelumnya sesuai dengan jamannya dengan lebih baik.

Sebagaimana kata Hasan Al-Banna, setiap masa ada pemudanya, setiap pemuda ada masanya dan yang terbaik adalah mereka yang mengetahui masanya. Sehingga, perlakuan generasi ’98 dengan sekarang teramat sangat jelas berbeda. Peter Ferdinand Drucker, seorang teknolog, juga telah menyatakan bahwa masing-masing memiliki definisi tersendiri dari sebuah tujuan dan cara mereka melihat sesuatu serta memikirkan suatu target yang harus mereka kejar.

* Elgi Zulfakar Diniy, mahasiswa biologi '11
punggawa kaderisasi