Sunday, November 10, 2013

Kopi Susu


oleh Elgi Zulfakar Diniy

Bukan warung
Bukan toko
Ini pinggir jalan raya
                 
Bukan jus
Bukan soda
Ini secangkir kopi

Bukan roti
Bukan Nasi
Ini gorengan biasa

Sopir angkot
Mahasiswa rantau
Orang berdasi

Asap rokok
Pulpen kertas
Tanpa sekat

Delman Tua



oleh Elgi Zulfakar Diniy

Ringkih, tertatih, tradisional
Menantang terik, debu jalanan, modernitas
Menantang fajar mengisi saku

Dua roda, 4 kaki berisik, 2 tali kemudi
Ringkikan pembelah dengungan klakson
Menyusuri lembar receh rupiah

Rumput hijau
Sisa cucian kopi
Pelecut tenaga mesinnya
Rembesan peluh
Regangan otot
Tetesan air mata

Demi seteguk air
Demi sebutir nasi
Demi anak istri



10 November 2013
Tlogomas

10 November 2013



Pahlawan…
Apa yang memegang senjata?
Apa yang memakai seragam?
Apa yang berdarah-merah?
Sempit, bosan, monoton

Keluar…
Temui pemegang kemudi tarif
Salami sapu lidi fajar
Hampiri pengajar jembatan
Dengarkan peluit pertigaan tak berseragam
Bukan sekedar 10 November

oleh : Gubernur Mahasiswa FKIP '13/'14 - Elgi Zulfakar Diniy

Friday, May 17, 2013

Abal-Abal


Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae; dan bersama dengan kalajengking, ketonggeng, tungau —semuanya berkaki delapan— dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.

Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang-kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari suku Uloboridae dan Holarchaeidae, dan subordo Mesothelae, mampu menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya. Meski demikian, dari puluhan ribu spesies yang ada, hanya sekitar 200 spesies yang gigitannya dapat membahayakan manusia.

Tidak semua laba-laba membuat jaring untuk menangkap mangsa, akan tetapi semuanya mampu menghasilkan benang sutera --yakni helaian serat protein yang tipis namun kuat-- dari kelenjar (disebut spinneret) yang terletak di bagian belakang tubuhnya. Serat sutera ini amat berguna untuk membantu pergerakan laba-laba, berayun dari satu tempat ke tempat lain, menjerat mangsa, membuat kantung telur, melindungi lubang sarang, dan lain-lain.

Morfologi

Thursday, May 16, 2013

Ditemukan Dua Spesies Labalaba Mini

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Dua spesies baru laba-laba mini dengan bagian bawah tubuh sangat besar telah ditemukan di China Barat-daya, kata satu studi yang disiarkan di edisi daring jurnal Zookeys.

Spesies baru yang berukuran kecil itu memiliki panjang tubuh kurang dari dua milimeter. Salah satu di antara mereka --yang diberi nama Troglonet yuensis-- memiliki ukuran 1,01 milimeter, dan satu lagi --Mysmena wawuensis-- bahkan berukuran lebih kecil lagi yaitu 0,75 milimeter, yang membuatnya masuk kategori laba-laba pasling kecil yang dikental.

 Menurut para peneliti dari Institute of Zoology of the Chinese Academy of Sciences, spesies baru itu termasuk dalam keluarga yang paling jarang dipelajari, Mysmenidae, yang terdiri atas delapan laba-laba mini yang bermata delapan.

                Laba-laba beracun
"Laba-laba hidup di sampah daun yang lembab dan tempat terlindung seperti lumur dan bahkan gua dan mereka lebih suka pada habitat yang sangat lembab," kata para peneliti tersebut di dalam satu pernyataan pada Rabu (22/5), sebagaimana dilaporkan Xinhua.


"Karena memiliki ukuran sangat kecil, paling besar dua milimeter dan memiliki gaya hidup yang tersembunyi, hewan ini menjadi agak sulit ditemukan."


Kedua spesies baru tersebut, yang ditemukan di dekat habitat panda raksasa di Sichuan dan Chongqing di China Barat-daya, dipandang sebagai penghuni asli wilayah tertentu, mereka menambahkan.

Wednesday, May 1, 2013

Luka dijaringin,hhi...


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhInG1PLN35e7qszN-iByFRQzkoS81sY-MF2VfIylmwdwH7AW2-eg1FPlkYl5FKkc-GEjoojLuQVGuEd6zCxBZZ_kjAhL9IgZIx1rSgS6dQGnRT4-XVHRPwlj7dbUGIrcF6AkLeiDxzeO4Z/s1600/KeSimpulan+Desain+Jaring+Laba-laba+Dirancang+200+Juta+Tahun+Lalu.jpg

 Manfaat Jaring Laba-laba Untuk Luka Ringan
        Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku (harttropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae dan bersama dengan Kalajengking semuanya berkaki delapan, dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.
Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang- kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari suku Uluboridae, Holarchaeidae, Subordo dan Mesothelae mampu menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya. Meski demikian, dari piluhan ribu spesies yang ada, hanya skitar 200 spesies yang gigitanya dapat membahayakan manusia.


Wednesday, April 17, 2013

Kontradiksi Laba-laba dalam surat Al Ankabut:41

Beberapa waktu lalu pada hari jum'at yang terik mataharinya menyengat di kota kelahiran, terdengar seorang khatib sedang melakukan khotbah shalat jum'at yang materinya adalah penjelasan sebuah ayat yakni surat Al Ankabut ayat ke 41

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah, ialah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui." – (QS.29:41)


10 Kekuatan Super labalaba

 Laba-laba, di antara hewan predator lainnya adalah spesies yang terbilang sangat sukses dalam kerajaan binatang, hal ini dimungkinkan dengan kekuatan dan keahlian serbaguna yang mereka miliki.
Kaki mereka dirancang agar dapat melalui medan apapun, taring mereka bak racun korosif, dan mereka bisa mengeluarkan zat perekat yang bahkan 25 kali lebih kuat dari baja.



10. Mirip semut


Yang cukup menarik, ada ratusan spesies laba-laba (Kebanyakan adalahdari laba-laba pelompat) yang sangat mirip dengan semut. Ya, itu adalah laba-laba pada gambar di atas. 

Beberapa arachnida menggunakan penyamaran ini untuk berburu serangga yang tidak takut semut, atau untuk melindungi diri dari predator pemangsa laba-laba. 
Lainnya, tentu saja, mungkin memangsa semut itu sendiri, seperti serigala berbulu domba.

Sunday, April 14, 2013

Sepercik di 15 tahun

Jika boleh meminjam perkataan VI.Lenin, seorang pemimpin dan pemikir besar Komunisme mengenai sistem sel yang dikorelasikan pada pengkaderan, maka seharusnya pembentukan generasi berikutnya harus tetap identik dengan parentalnya, yaitu generasi ’98. Identitas parental tersebut berarti bahwa KAMMI adalah gerakan yang berlandaskan tarbiyah dan memiliki independensi gerakan.

Sekedar mengingat sejarah. KAMMI menjadi semacam gambaran ‘daun hijau’ yang mampu menyuguhkan perubahan besar dengan tujuan yang jelas dan tanpa intervensi apapun. Namun, prestasi di senja-senja indah yang dulu begitu menyenangkan kini mulai tenggelam dalam keadaan yang sulit digambarkan. Ini terjadi justru di tengah perilaku gerakan KAMMI yang mulai disusupi ‘konstruktivisme’. Masuk dalam kategori negatif. tenggelam dalam senja sejarah.

Bahasan klasik semacm ini masih patut untuk terus dimunculkan, terutama pada milad ke-15 ini. Kita perlu revitalisasi. Namun, ‘revitalisasi’ yang bukan bermaksud mengulang sejarah, namun lebih dari itu. KAMMI mesti membuat sejarah baru dengan mewujudkan regenerasi ‘sel’ Lennin yang lebih baik dari generasi sebelumnya namun tetap identik yang pada dasarnya merupakan hakikat dari sebuah perubahan, menggantikan yang sebelumnya sesuai dengan jamannya dengan lebih baik.

Sebagaimana kata Hasan Al-Banna, setiap masa ada pemudanya, setiap pemuda ada masanya dan yang terbaik adalah mereka yang mengetahui masanya. Sehingga, perlakuan generasi ’98 dengan sekarang teramat sangat jelas berbeda. Peter Ferdinand Drucker, seorang teknolog, juga telah menyatakan bahwa masing-masing memiliki definisi tersendiri dari sebuah tujuan dan cara mereka melihat sesuatu serta memikirkan suatu target yang harus mereka kejar.

* Elgi Zulfakar Diniy, mahasiswa biologi '11
punggawa kaderisasi