Friday, May 17, 2013

Abal-Abal


Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae; dan bersama dengan kalajengking, ketonggeng, tungau —semuanya berkaki delapan— dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.

Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang-kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari suku Uloboridae dan Holarchaeidae, dan subordo Mesothelae, mampu menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya. Meski demikian, dari puluhan ribu spesies yang ada, hanya sekitar 200 spesies yang gigitannya dapat membahayakan manusia.

Tidak semua laba-laba membuat jaring untuk menangkap mangsa, akan tetapi semuanya mampu menghasilkan benang sutera --yakni helaian serat protein yang tipis namun kuat-- dari kelenjar (disebut spinneret) yang terletak di bagian belakang tubuhnya. Serat sutera ini amat berguna untuk membantu pergerakan laba-laba, berayun dari satu tempat ke tempat lain, menjerat mangsa, membuat kantung telur, melindungi lubang sarang, dan lain-lain.

Morfologi

Thursday, May 16, 2013

Ditemukan Dua Spesies Labalaba Mini

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Dua spesies baru laba-laba mini dengan bagian bawah tubuh sangat besar telah ditemukan di China Barat-daya, kata satu studi yang disiarkan di edisi daring jurnal Zookeys.

Spesies baru yang berukuran kecil itu memiliki panjang tubuh kurang dari dua milimeter. Salah satu di antara mereka --yang diberi nama Troglonet yuensis-- memiliki ukuran 1,01 milimeter, dan satu lagi --Mysmena wawuensis-- bahkan berukuran lebih kecil lagi yaitu 0,75 milimeter, yang membuatnya masuk kategori laba-laba pasling kecil yang dikental.

 Menurut para peneliti dari Institute of Zoology of the Chinese Academy of Sciences, spesies baru itu termasuk dalam keluarga yang paling jarang dipelajari, Mysmenidae, yang terdiri atas delapan laba-laba mini yang bermata delapan.

                Laba-laba beracun
"Laba-laba hidup di sampah daun yang lembab dan tempat terlindung seperti lumur dan bahkan gua dan mereka lebih suka pada habitat yang sangat lembab," kata para peneliti tersebut di dalam satu pernyataan pada Rabu (22/5), sebagaimana dilaporkan Xinhua.


"Karena memiliki ukuran sangat kecil, paling besar dua milimeter dan memiliki gaya hidup yang tersembunyi, hewan ini menjadi agak sulit ditemukan."


Kedua spesies baru tersebut, yang ditemukan di dekat habitat panda raksasa di Sichuan dan Chongqing di China Barat-daya, dipandang sebagai penghuni asli wilayah tertentu, mereka menambahkan.

Wednesday, May 1, 2013

Luka dijaringin,hhi...


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhInG1PLN35e7qszN-iByFRQzkoS81sY-MF2VfIylmwdwH7AW2-eg1FPlkYl5FKkc-GEjoojLuQVGuEd6zCxBZZ_kjAhL9IgZIx1rSgS6dQGnRT4-XVHRPwlj7dbUGIrcF6AkLeiDxzeO4Z/s1600/KeSimpulan+Desain+Jaring+Laba-laba+Dirancang+200+Juta+Tahun+Lalu.jpg

 Manfaat Jaring Laba-laba Untuk Luka Ringan
        Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku (harttropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae dan bersama dengan Kalajengking semuanya berkaki delapan, dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.
Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang- kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari suku Uluboridae, Holarchaeidae, Subordo dan Mesothelae mampu menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya. Meski demikian, dari piluhan ribu spesies yang ada, hanya skitar 200 spesies yang gigitanya dapat membahayakan manusia.